Materi Pembelajaran 1.3. Perilaku Toleran terhadap Keberagaman Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan.

Dalam kehidupan masyarakat yang beragam, sikap yang harus dikedepankan adalah sikap toleran, saling menghormati, dan saling menghargai. Dengan sikap toleran, bangsa Indonesia akan hidup rukun, aman, tentram, dan damai saling berdampingan. Sikap atau perilaku toleran terhadap keberagaman masyarakat harus diterapkan dalam kehidupan keluarga, sekolah, masyarakat, berbangsa, dan bernegara. Secara bahasa toleransi berarti sikap menenggang ( menghargai, membiarkan, atau membolehkan ) pendirian ( pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan, dan sebagainya ) yang berbeda atau bertentangan dengan pendirian sendiri. Toleransi berarti menghormati dan belajar dari orang lain, menghargai perbedaan, menjembatani kesenjangan budaya, menolak stereotip yang tidak adil sehingga tercapai kesamaan sikap. Toleransi dalam konteks sosial, budaya, dan agama berarti sikap dan perbuatan yang melarang adanya diskriminasi terhadap kelompok-kelompok yang berbeda atau tidak dapat diterima oleh mayoritas dalam suatu masyarakat. 

Indonesia, negara di Asia Tenggara yang merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Penduduk Indonesia termasuk bersifat heterogen dan memiliki suku, ras dan budaya yang beraneka ragam. Keberagaman suku, budaya, agama, rasa dan golongan di Indonesia juga dipengaruhi oleh kondisi geografis yang ada. Dengan jumlah penduduk yang mencapai sekitar 200 juta orang lebih, penduduk Indonesia tersebar di masing-masing pulau dan mempunyai ciri khas budayanya sendiri. Warisan agama dan budaya yang berkembang di Indonesia, berasal dari berbagai macam etnis, suku, dan bahasa di daerah-daerah yang menyebar di tanah nusantara.

Keberagaman suku, agama, ras, dan antar golongan ini antara lain dipengaruhi oleh letak geogarfis di jalur perdagangan internasional. Dukungan kekayaan alam yang melimpah dan diperlukan oleh bangsa lain, maka para pedagang asing datang ke Indonesia. Selain melakukan kegiatan berdagang, mereka juga menyebarkan ajaran agama dan kepercayaan yang mereka yakini. Agama Hindu dan Budha masuk dibawa oleh bangsa India yang sudah lama berdagang dengan Indonesia, kemudian menyusul para pedagang Gurajat menyebarkn ajaran Islam.  Kedatangan bangsa Eropa membawa ajaran agama Kristen dan Katolik, sedangkan pedagang dari Cina menganut agama Kong Hu Chu. Berbagai ajaran agama diterima oleh bangsa Indonesia karena sebelumnya masyarakat sudah mengenal kepercayaan seperti animisme dan dinamisme. Juga sifat keterbukaan masyarakat Indonesia menerima budaya lain. Keanekaragaman suku, agama, ras, dan antar golongan jangan dijadikan sebagai perbedaan, tetapi hendaknya dijadikan sebagai kekayaan bangsa Indonesia. Kita selaku bangsa Indonesia mempunyai kewajiban untuk selalu melestarikan persatuan dan kesatuan dalam Negara yang bersemboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Di samping itu, dengan mendalami keanekaragaman suku bangsa, rasa, agama dan golongan yang ada Indonesia, wawasan kita akan bertambah sehingga kita tidak akan menjadi bangsa yang kerdil. Kita dapat menjadi bangsa yang mau dan mampu menghargai kekayaan yang kita miliki, yang berupa keanekaragaman kebudayaan tersebut. 

Untuk menciptakan suatu integrasi dalam masyarakat yang memiliki tingkat keanekaragamaan kelompok sosial yang tinggi diperlukan dengan sikap pengorbanan sikap toleransi yang besar dan upaya yang kuat untuk melawan prasangka dan diskriminasi. Sikap toleransi berarti sikap yang rela menerima dan menghargai perbedaan dengan orang atau kelompok lain. 

Bentuk perilaku kehidupan dalam keberagaman agama di antaranya  :

1. melaksanakan ajaran agama yang dianutnya dengan baik dan benar.

2. menghormati orang lain yang berbeda agama.

3. tidak memaksakan suatu agama kepada orang lain.

4. menghormati orang lain yang sedang melaksanakan ajaran agamanya.

Adapun sikap toleransi yang perlu dikembangkan untuk mewujudkan persatuan dalam keragaman antara lain:
1. Tidak memandang rendah suku atau budaya yang lain
2. Tidak menganggap suku dan budayanya paling tinggi dan paling baik
3. Menerima keragaman suku bangsa dan budaya sebagai kekayaan bangsa yang tak ternilai harganya.   
4. Lebih mengutamakan negara dari pada kepentingan daerah atau suku masing-masing.

Bagi seorang pelajar, perilaku dan semangat kebangsaan dalam mempertahankan budaya bangsa dapat dilaksanakan dengan :
1. Mengetahui keanekaragaman budaya yang dimiliki bangsa Indonesia.
2. Mempelajari dan menguasai salah satu seni budaya sesuai dengan minat dan kesenangannya.
3. Merasa bangga terhadap budaya bangsa sendiri.
4. Menyaring budaya asing yang masuk ke Indonesia.

Ada pun manfaat dari menanamkan sikap toleransi dalam keberagaman bangsa Indonesia, adalah :
1. Hidup bermasyarakat menjadi lebih tenteram.
2. Persatuan bangsa akan mudah terwujud.
3. Pembangunan akan lebih mudah dilaksanakan.


Last modified: Tuesday, 16 March 2021, 9:13 PM