MATERI Bab 5 LAPISAN BUMI

                          LAPISAN BUMI

Istilah-Istilah Penting : Atmosfer, Litosfer, Hidrosfer, Troposfer, Stratosfer, Mesosfer, Termosfer, Eksosfer, Kriosfer, Biosfer

Bumi merupakan planet ketiga dalam sistem galaksi Bima Sakti. Berdasarkan gambar yang diambil dari teleskop Hubble yang diluncurkan National Aeronautics and Space Administration (NASA), Bumi memiliki bentuk bulat seperti bola. Hingga saat ini, Bumi merupakan satu-satunya planet dalam galaksi Bima Sakti yang diketahui mampu menunjang kehidupan. Hal ini disebabkan komponen-komponen pendukung kehidupan tersedia di Bumi, mulai dari air, udara, dan tanah yang merupakan tempat tumbuhnya berbagai tanaman untuk mendukung kehidupan, hal ini termasuk berbagai mineral dan hasil tambang yang dapat dieksplorasi.

Bumi memiliki lapisanlapisan penyusun mulai dari lapisan paling dalam hingga lapisan terluar. Jika Bumi ini “dibelah”, maka lapisanlapisan penyusun Bumi akan nampak jelas seperti Gambar 5.3. Pada Gambar 5.3, Bumi tersusun atas lapisan-lapisan yang terdiri atas atmosfer sebagai lapisan terluar, kemudian ada mantel Bumi, inti luar, dan inti dalam. Bentuk dari lapisan tersebut adalah selimut bola sehingga lapisan yang lebih luar menyelimuti lapisan di dalamnya.


Secara umum Bumi terdiri atas 3 komponen utama, yakni komponen gas yang disebut atmosfer, komponen padatan yang disebut litosfer, dan komponen air yang disebut hidrosfer. Selain 3 komponen utama tersebut, Bumi juga memiliki komponen lainnya yaitu, Bumi bagian es disebut kriosfer dan bagian Bumi tempat di mana berlangsungnya kehidupan yang dinamakan biosfer.

A. Atmosfer 

Makhluk hidup aerob memerlukan oksigen dari udara untuk bernapas. Udara adalah komponen pendukung kehidupan yang sangat penting. Udara di Bumi ini terdapat pada bagian atmosfer (atmosphere). Atmosfer berasal dari 2 kata yunani, yakni atmos yang berarti uap dan sphaira yang berarti lapisan. Jadi, atmosfer adalah lapisan uap yang menyelimuti Bumi. 

Atmosfer Bumi terdiri atas campuran dari gas, serta sedikit cairan dan padatan yang menyelimuti Bumi mulai dari permukaan Bumi hingga luar angkasa. Komposisi atmosfer saat ini berbeda dengan komposisi atmosfer pada saat awal tetbentuknya. Atmosfer pada awalnya terbentuk dari letusan gunung berapi yang kaya nitrogen dan karbon dioksida, akan tetapi sedikit oksigen. Kemudian, organisme fotosintetik mengolah karbon dioksida menjadi oksigen dan melepaskan oksigen tersebut ke atmosfer sebagai hasil pengolahan makanan yang memanfaatkan cahaya Matahari. Setelah terdapat oksigen di atmosfer, terbentuklah ozon (O3 ). Ozon memiliki peran yang penting bagi keberlangsungan hidup organisme yang ada di Bumi. Ozon melindungi Bumi dari radiasi Matahari yang sangat berbahaya bagi organisme di Bumi. Ozon juga melindungi tumbuhan hijau, sehingga dapat berkembang dan menghasilkan lebih banyak oksigen. Saat ini, berbagai organisme yang hidup di Bumi sangat bergantung dengan banyaknya oksigen di amosfer.

Atmosfer saat ini merupakan campuran dari beberapa gas seperti pada Gambar 5.4. Atmosfer sebagian besar tersusun atas gas nitrogen, yakni sebesar 78%. Oksigen menyusun 21% atas atmosfer. Karbon dioksida, argon, dan beberapa gas lain menyusun sebagian kecil dari atmosfer.


1. Lapisan Atmosfer


Secara garis besar, atmosfer Bumi terbagi menjadi 2 bagian, yakni bagian bawah dan bagian atas. Bagian bawah terdiri atas troposfer dan stratosfer. Bagian atas terdiri atas mesosfer, termosfer, dan eksosfer.

a. Troposfer 

Sebagian besar aktivitas makhluk hidup di Bumi, termasuk manusia yang sedang tidur, belajar, dan bermain berada pada lapisan troposfer. Troposfer merupakan lapisan atmosfer yang berada di bagian paling bawah. Ketinggian troposfer terhitung mulai dari permukaan laut (0 km) hingga 10 km di atas permukaan laut (dpl). Sebagian besar bagian troposfer berbentuk uap air dan 75% terdiri atas gas-gas atmosfer. Troposfer merupakan tempat berlangsungnya sistem Bumi, seperti hujan, angin, salju, dan awan.


b. Stratosfer 

Stratosfer memiliki ketinggian antara 10-50 km dpl (Gambar 5.7). Lapisan stratosfer memiliki sedikit awan, namun tidak ada aktivitas cuaca, sehingga tidak mengganggu penerbangan. Sebagian besar stratosfer terdiri atas gas ozon (O3 ).

c. Mesosfer    

Mesosfer terletak pada ketinggian 50-85km dpl. Lapisan ini menjadi lapisan pelindung bumi dari benda-benda luar angkasa. Kebanyakan meteor yang menuju bumi akan terbakar habis di mesosfer.

d. Termosfer  

Termosfer memiliki ketinggian antara 85-100 km dpl. Termosfer juga berfungsi sebagai pelindung bumi dari radiasi ultraviolet.

e. Eksosfer

 Eksosfer terdapat pada ketinggian lebih dari 500 km dpl. Lapisan eksosfer merupakan lapisan terluar bumi.

-Suhu di Atmosfer

Beberapa lapisan atmosfer tertentu memiliki molekul gas yang sulit menyerap energi matahari. dengan demikian, suhu di tiap lapisan atmosfer berbeda. 

-Lapisan Ozon

Salah satu bentuk energiradiasi yang dihasilkan matahari adalah sinar ultraviolet.

Lapisan ozon terdapat pada stratosfer pada ketinggian 18-54 km dpl yang berfungsi untuk menyerap sebagian besar radiasi ultraviolet yang ada dalam atmosfer.

-Litosfer

Ilmu pengetahuan tentang kebumian, tanah atau bebatuan yang ada di bumi disebut litosfer.

Struktur padat Bumi terdiri atas kerak Bumi, mantel dan inti Bumi.

 

-Teori Tektonik Lempeng

Lempeng dapat bergerak saling menjauhi maupun saling mendekati. Apabila 2 lempeng bergerak saling menjauh, Lempeng tersebut bersifat divergent. Ketika lempeng bergerak saling menjauh, maka akan timbul patahan/sesar. Jika terdapat 2 lempeng yang saling mendekat, maka pergerakan tersebut disebut convergent. Ketika lempeng bergerak saling mendekati dan bertumbukan, maka akan terjadi subduksi. Salah satu efek dari pergerakan lempeng adalah adanya gempa bumi dan terbentuknya pegunungan berapi.

-Gempa Bumi

Gelombang seismik adalah gelombang yang dapat merambat sepanjang permukaan Bumi dan gelombang gempa Bumi.

Sebuah titik pada kedalaman Bumi yang menjadi pusat gempa disebut Hiposentrum. Sedangkan permukaan Bumi yang berada diatas Hiposentrum disebut Episentrum.

Ilmu yang mempelajari tentang gempa Bumi adalah Seismologi. Alat yang digunakan untuk mencatat data gelombang Seismik adalah Seismograf. Dan grafik hasil pencatatan Seismograf dinamakan Seismogram.

Salah satu teknologi yang digunakan untuk mengurangi kerusakan saat gempa adalah rekayasa bangunan tahan gempa.

-Gunung Berapi

Gunung berapi memiliki lubang yang berbentuk melingkar di daerah puncaknya yang disebut kawah. Salah satu rangkaian gunung api yang dikenal adalah cincin api pasifik (ring of fire).

Letak Indonesia berada di jalur pertemuan lempang Eurasia dan Indo-Australia.

Erupsi terjadi pada gunung berapi. Erupsi merupakan keluarnya magma dan material lainnya dari dalam Bumi oleh letusan gunung berapi. Material yang dikeluarkan sat letusan gunung berapi meliputi material padat, cair dan gas. Selain material tersebut, letusan gunung berapi juga mengahasilkan awan panas (aliran piroklastik)

-Hidrosfer

Hidrosfer merupakan lapisan air yang menyelimuti Bumi.Siklus Hidrologi merupakan sebuah proses daur ulang air secara terus menerus, dimulai dengan proses evaporasi hingga akhirnya air jatuh kembali ke Bumi dalam bentuk hujan.

Banjir berasal dari luapan penyimpanan air baik itu danau, waduk maupun sungai yang tidak mampu menampung jumlah air yang sangat besar. Hampir 70% bagian bumi terdiri atas air.


Last modified: Monday, 19 April 2021, 12:31 PM